National Conference of Football and Science atau NCFS 2026 akan kembali digelar pada 4–6 September 2026 di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Sebagai forum ilmiah yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, federasi, industri, hingga pelaku sepak bola, NCFS 2026 hadir untuk mendorong pengembangan sepak bola melalui pendekatan riset, sains, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor.
Pada penyelenggaraan tahun ini, NCFS 2026 menghadirkan sejumlah keynote speakers yang telah terkonfirmasi dari berbagai bidang keahlian. Kehadiran para pembicara ini diharapkan dapat memperkaya diskusi mengenai masa depan sepak bola, mulai dari identifikasi bakat, data science, teknologi industri sepak bola, nutrisi olahraga, psikologi, kepemimpinan, hingga pengembangan talenta.
Salah satu topik utama yang akan dibahas adalah “Rethinking Talent Identification in Football: Quantitative Approaches for Better Decision-Making” yang akan disampaikan oleh Professor Robbie Wilson dari University of Queensland. Melalui topik ini, NCFS 2026 ingin membuka ruang diskusi mengenai pentingnya pendekatan kuantitatif dalam proses identifikasi bakat sepak bola agar pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih objektif dan berbasis data.
Dari sisi pengembangan industri sepak bola Indonesia, Ratu Tisha Destria, S.Si., M.A., PSSI Vice President dan GGN Co-Founder, akan membawakan materi “Advancing Indonesia’s Football Industry – Data Science Opportunities and Strategies for Growth”. Materi ini akan membahas peluang pemanfaatan data science dalam memperkuat strategi pertumbuhan industri sepak bola nasional.
NCFS 2026 juga menghadirkan perspektif dari sektor teknologi melalui Debdut Maiti, Director and Head of Sales, Lenovo Greater Asia Pacific, dengan topik “Technology Development in Football Industry”. Sesi ini akan menyoroti bagaimana perkembangan teknologi dapat mendukung berbagai aspek dalam industri sepak bola, baik dari sisi performa, manajemen, maupun pengalaman ekosistem sepak bola secara keseluruhan.
Pada bidang sport science, Dr. Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, S.Gz., Dietisien, MPH dari Universitas Gadjah Mada akan membahas “Sports Nutrition & Recovery Science in Football”. Topik ini menjadi penting dalam memahami peran nutrisi dan pemulihan terhadap performa atlet, khususnya dalam konteks sepak bola modern yang menuntut kesiapan fisik secara berkelanjutan.
Sementara itu, Donny Wira Yudha Kusuma, M.Pd., Ph.D. dari Universitas Negeri Semarang akan membawakan materi “Football Psychology, Leadership, and Talent Development”. Pembahasan ini akan mengangkat pentingnya aspek psikologi, kepemimpinan, dan pembinaan karakter dalam proses pengembangan pemain serta talenta sepak bola.
Melalui rangkaian keynote tersebut, NCFS 2026 diharapkan dapat menjadi wadah pertukaran pengetahuan yang relevan bagi pengembangan sepak bola Indonesia. Konferensi ini tidak hanya menjadi ruang presentasi ilmiah, tetapi juga forum kolaborasi antara dunia akademik, industri, federasi, dan praktisi lapangan.
Penyelenggara NCFS 2026 juga mengajak para akademisi, peneliti, mahasiswa, pelatih, praktisi, serta pemerhati sepak bola untuk berpartisipasi dalam Call for Papers. Para peserta dapat mengirimkan karya ilmiah terbaiknya dalam berbagai bidang kajian sepak bola, mulai dari football performance, fisiologi, biomekanika, sport medicine, kepelatihan, psikologi, teknologi, nutrisi, bisnis, hukum, hingga keamanan sepak bola.
Karya ilmiah terpilih berkesempatan untuk dipresentasikan dalam forum NCFS 2026 dan mendapatkan peluang publikasi pada jurnal terindeks.
Segera tulis dan daftarkan karya ilmiah terbaikmu untuk menjadi bagian dari National Conference of Football and Science 2026.
Informasi Call for Papers:
ncfs-indonesia.com/call-for-papers
03/07/2026


